
SMK Negeri 3 Palu atau biasa dikenal dengan sebutan STM kembali menggelar hajatan akbar tahunan mereka. Bertajuk “PAS 16: Traditional Is My Soul Modern Is My Way”, SMKN 3 Palu dengan keyakinannya mampu mempertontonkan salah satu pentas seni yang patut mendapat perhatian lebih di tahun ini. Bagaimana tidak, pentas seni tingkat SMA yang kedua digelar di 2016 setelah SMAN 1 Palu tersebut mampu mendobrak konsep dan alur pensi sekolah tahun-tahun sebelumnya. Menggandeng 6 local heroes berbagai genre dipadukan dengan satu unit hardcore asal Tasikmalaya bernama Tigerwork sudah cukup menjadi amunisi yang membuat eargasm para penikmat musik.
PAS 16 dimulai sejak pagi dengan berbagai macam pertunjukan aksi kesenian sekolah. Kemudian menjelang siang berturut-turut arena panggung PAS 16 dihantam dentuman berbagai macam musik milik band Palu yang mendapatkan kesempatan untuk unjuk kebolehan. Tepat setelah break Dzuhur panggung PAS 16 kembali dihantam kerasnya alunan musik deathcore milik Patesi, lalu disusul Heartlane memperlihatkan keunggulan musik mereka dalam tiga tembang melodic hardcore. Selanjutnya panggung dikuasai Psychotest, band punk rock kondang yang juga tak kalah unjuk aksi di panggung PAS 16.
Dua nama berikutnya adalah RisexUp dan Kentumay, keduanya band hardcore asal Palu yang selalu tampil liar dan enerjik. Penampilan mereka dengan masing-masing tiga tembang membuat arena moshpit menjadi panas sebelum akhirnya Smile Jamming dengan alunan reggae kembali mengembalikan suasana menjadi santai.
Di penghujung acara, PAS 16 kembali digempur dengan penampilan liar quartet hardcore asal Tasikmalaya bernama Tigerwork. Beberapa track andalan dari album mereka yang bertajuk “For Unity” dibawakan dengan maksimal, menggempur dengan hebat. Arena moshpit juga memanas, para hc kids -penikmat musik hardcore- terlihat memuntahkan segala bentuk emosi dalam gerakan moshing hingga stage diving dari bibir panggung.
sumber berita : indiepalu
0 thoughts on "PAS 16, Eksistensi Pentas Seni SMKN 3 Palu"